Beasiswa Saab Untuk TNI Untuk Mempelajari Long Term Defence Planning

A Letter of Agreement signed between Lars Nielsen, deputy Head of Saab Indonesia and Air Vice Marshal Bambang Samoedro as the assistant personnel to the Chief of the Indonesian Armed Forces

Swedish Defence Attaché Kenneth Raun, students and course programme management

Stefan Silverskiöld and Anders Foyer from the Swedish Defence University gave a well-received presentation on scenario and technology forecasting

Kemampuan militer apakah yang dibutuhkan dalam 5, 10 atau bahkan 25 tahun mendatang? Dua puluh perwira dan insinyur akan menjawab pertanyaan tersebut dalam program yang disediakan oleh Universitas Pertahanan Swedia dan Saab. Dua puluh petugas dan insinyur yang terpilih dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan industri pertahanan telah menerima beasiswa Saab untuk program pendidikan ‘Long-term Defence Planning: Scenario and Technology Forecasting’.

Program ini diluncurkan pada 29 Maret di Pusat Penerangan, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta. Proyek ini merupakan hasil dari kerjasama antara Universitas Pertahanan Swedia dan Saab.

Selama waktu pelajaran mata kuliah ini, para siswa akan mempelajari pembuatan skenario dan peramalan teknologi baik di Indonesia maupun di Universitas Pertahanan Swedia di Stockholm. Mereka juga akan mengunjungi kantor Saab di Göteborg, Karlskoga dan Linköping untuk mengeksplorasi pengembangan sistem, kemampuan dan teknologi mutakhirnya. Setelah mereka kembali ke Indonesia, siswa akan menyiapkan presentasi pada bulan Agustus di Jakarta. Stefan Silfverskiöld, komandan dan PhD, serta Anders Foyer, letnan komandan dan MSc dari Universitas Pertahanan Swedia juga akan hadir selama masa ini.

Komandan Kenneth Raun, Atase Pertahanan Swedia di Indonesia, memberikan pidato pada upacara pembukaan, “Swedia dan Indonesia telah berhubungan lama dan baik, terutama akan kehadiran industri Swedia seperti IKEA, H & M, Volvo, Scania dan Saab. Selama beberapa tahun terakhir kami telah menandatangani beberapa perjanjian bilateral di berbagai bidang seperti kota, kehutanan dan penelitian berkelanjutan.” Raun memberikan selamat kepada siswa yang telah mendapatkan kesempatan ini dan berharap dapat bertemu mereka kembali di bulan Agustus pada kelanjutan studi mereka.