9LV CMS: Kendali Penuh Atas Kawasan Laut

Jarak pesisir Indonesia sepanjang 54,716 km memberikan banyak tantangan untuk TNI-AL yang berwajib untuk mengawasi kawasan ini. Beragam tantangan ini dapat ditanggulang oleh produk didalam portofolio solusi kelautan dan maritim yang melingkupi keamanan udara, daratan, bawah laut, ddan pesisir. Situasi geografi Indonesia memerlukan kendali penuh atas kawasan laut untuk mencegah dan menanggulangi aktivitas ilegal untuk kawasan maritim yang aman. Potensi konfrontasi yang makin meninggi membutuhkan kewaspadaan penuh untuk mengatasi ancaman baru.

Keamanan laut bagi negara seperti Indonesia yang memiliki sekitar 17,508 pulau sangatlah penting. Sistem keamanan yang dapat diluncurkan harus selalu siap beroperasi dalam segala kondisi. Kesuksesan misi datang dari kewaspadaan situasi, pengambilan keputusan yang sigap, dan penanggulangan yang tepat, didukung oleh solusi yang kuat, program pelatihan  dan komunikasi.

Elemen kuncinya adalah solusi komando dan kendali digital (digital command and control) untuk naval boarding parties dan kapal patroli kecil; ini menjadi hal yang kritis untuk sebuah angkatan laut yang efektif.

Untuk menghadapi tantangan ini, Saab membawa ke Indonesia solusi kill chain untuk kawasan laut yang menggabungkan beberapa teknologi mutakhir termasuk radar Sea Giraffe, 9LV Combat Management System (CMS), (LV Fire Control System (FCS) dan CEROS200 director. Gabungan ini membuat sebuah mekanisme penanggulangan yang tak tertandingi dan memberikan kendali penuh atas kedaulatan laut. Naval hill chain dari Saab juga dapat memberikan tindak balasan dan keamanan penuh dari ancaman yang akan datang lewat pengintegrasian sistem that mempunyai peran untuk memberikan efek mematikan kepada target. Naval open architecture dari 9LV dari Saab meningkatkan kesempatan untuk berinovasi dan pengintegrasian dengan subsistem lainnya yang mengurangi biaya operasional dan resiko selama masa pakai.

Peter Carlqvist, Head of Saab Indonesia, menjelaskan “Saab sudah berkomitmen secara jangka panjang untuk menjaga keamanan nasional Indonesia. Dalam hal ini, Saab didukung sepenuhnya oleh pemerintah Swedia untuk menjalin kemitraan yang baru, yang dapat mengikutsertakan transfer teknologi. Kami yakin bahwa pengalaman kami yang cukup lama dalam bekerja dengan industri pertahanan lokal di banyak negara akan membawa keuntungan untuk industri di Indonesia dan Saab.”    Solusi 9LV naval combat system menawarkan C4I yang lengkap untuk setiap platform laut, dari kapal perang dan kapal patroli, dari frigat sampai kapal induk, dan juga kapal selam dan kapal anti pembajakan laut, keamanan dan pengawasan. Solusi 9LV kami memberikan angkatan laut dengan kapabilitas operasional yang handal mendukung segala tipe misi, dari zona litoral sampai open ocean.

9LV Sistem Manajemen Pertempuran

Sistem Manajemen Pertempuran (CMS, Combat Management System) 9LV adalah pusat komando dan kendali dari banyak kapal permukaan dan kapal selam. Saab dapat bertanggung jawab atas solusi CMS ini karena open architecture dari 9LV, dan dapat memberikan subset dari solusi CMS ini dalam konfigurasi kemitraan. Konfigurasi 9LV CMS yang lengkap termasuk Fire Control System (FCS).

9LV CMS memudahkan satuan komando untuk membuat keputusan dan tindakan yang tepat. Dengan memungkinkan operasi yang fleksibel dan efektif, produk ini meninggikan kapabilitas misi. Sistem ini modular dan scalable, yang berarti dapat membuat konektivitas perangkat lunak yang interoperabilitas. Desainnya membuatnya lebih cepat dan hemat biaya untuk dikembangkan, ditingkatkan dan didukung. 9LV CMS memberi Anda kendali penuh atas kawasan laut lokal. Sistem ini dibangun dengan satu konsep sederhana: menggunakan sensors dan effectors dengan lebih efisien dan efektif. Sistem ini memimpin dalam data fusion, real-time. 9LV CMS memanfaatkan segala sumber daya sensor dan menggabungkan data dari sensor dengan data manual dan platform untuk memberikan gambaran yang lengkap dan berkorelasi. Ini dapat dilakukan lewar proses data fusion yang di integrasikan. Gambarannya dihasilkan secara otomatis dari data yang diterima. Operator juga dapat berinteraksi dengan plot dan dapat memilih beragam mode proses korelasi dan juga memasukan komando intervensi dan override.   Dengan persenjataan yang terintegrasikan dan sensor on-board, kendali penuh oleh operator, semua aset, dan segala fungsi dapat dikendalikan oleh operator manapun dari console  apapun dan dapat beradaptasi untuk berganti peran. Ini memberikan fleksibilitas operasional yang tinggi. Architecture dari sistem ini juga membuatnya mudah untung mendapatkan peningkatan dan ekstensi dengan penambahan sensor dan persenjataan.

Ketika menjalani misi tiga dimensi seperti peperangan laut – udara, permukaan dan bawah permukaan – 9LV juga memberikan dukungan untuk empat dimensi, pengambilan keputusan internal. Perangkat dukungan pengambilan keputusan memberikan waktu yang lebih, bahkan dalam keadaan tersulit apapun. Intinya, sistem ini memberikan kombinasi dari kegentaran dan fleksibilitas, yang memungkinkan satuan yang menggunakan 9LV CMS untuk berpartisipasi di dalam operasi nasional dan internasional, sendiri atau bagian dari gabungan.